Polypropylene vs polyethylene menjadi salah satu hal yang banyak diperdebatkan. Keduanya menjadi bahan plastik yang paling banyak diproduksi dan digunakan di berbagai bidang. 

Meski semua plastik terlihat sama, nyatanya ada berbagai jenis plastik dengan karakteristik tersendiri. Hal inipun juga berlaku untuk Polypropylene (PP) dan Polyethylene (PE)

Lantas apa perbedaan polypropylene dengan polyethylene? Mana yang lebih baik antara polypropylene dengan polyethylene? Simak penjelasan selengkapnya pada artikel berikut ini!

1. Struktur kimia

Perbedaan polypropylene dan polyethylene adalah dari segi struktur kimianya. Plastik PP merupakan polimer yang dihasilkan dari monomer propilena. Sementara itu, plastik PE dihasilkan dari polimerisasi etilena. 

Selain itu, plastik PP memiliki struktur rantai hidrokarbon yang lebih panjang dengan ikatan yang lebih kuat dari PE. Hal inilah yang membuat plastik PP lebih ketahanan yang tinggi, baik dari panas, kimia dan benturan. 

Sedangkan, plastik PE memiliki rantai hidrokarbon yang lebih sederhana, sehingga jenis plastik ini lebih fleksibel daripada plastik PP

2. Tahan kimia dan panas

Berikut ini perbandingan polypropylene dan polyethylene dari segi ketahanan kimia dan suhu, antara lain:

  • Ketahanan terhadap bahan kimia

Bila dibandingkan plastik PE, jenis plastik PP lebih unggul terhadap ketahanan asam abrasif. Jenis plastik ini direkomendasikan untuk produk makanan dan minuman, peralatan medis, maupun pembuatan pipa.

  • Ketahanan suhu

Polypropylene lebih tahan terhadap suhu tinggi dibandingkan polyethylene. Akan tetapi, polyethylene lebih dapat mempertahankan karakteristiknya pada suhu rendah daripada polypropylene.Titik leleh plastik PP lebih tinggi sebesar 165-175°C, sedangkan titik leleh plastik PE berkisar 105-115175°C.

3. Didaur ulang

Polypropylene maupun polyethylene sama-sama bahan plastik yang mudah untuk didaur ulang karena kedua bahan tersebut bersifat termoplastik. Artinya, bahan tersebut dapat meleleh apabila terkena panas dan bisa dibentuk berulang kali.  Akan tetapi, plasrik PP lebih mudah didaur ulang daripada plastik PE. Akan tetapi, plastik PE lebih banyak ditemukan pada proses daur ulang karena plastik PP lebih tahan lama.

4. Kegunaan

Plastik PP banyak digunakan di berbagai industri, seperti pembungkus makanan ringan, wadah plastik yang kaku, dan lainnya. Selain itu, plastik PP juga bisa dimanfaatkan untuk interior dan eksterior mobil, peralatan rumah tangga, hingga konstruksi. Berikut selengkapnya:

  • Pengemasan: Digunakan untuk wadah makanan, tutup botol, dan penutup plastik lainnya.
  • Tekstil: Digunakan pada karpet, pelapis dan geotekstil karena kekuatannya
  • Komponen otomotif: Digunakan pada bagian bumper, trim interior dan lain-lain.

Sementara itu, plastik PE memiliki fleksibilitas yang baik, sehingga cocok digunakan untuk bungkus kemasan atau barang plastik fleksibel lainnya. Selain itu, jenis plastik ini juga bisa menjadi bahan baku utama untuk tali dan jaring untuk olahraga, peralatan pertanian, memancing, dan keperluan lainnya.

  • Pengemasan: Digunakan sebagai pembungkus, seperti kantong plastik, bungkus plastik, dan stretch film.
  • Pipa: Digunakan untuk pemasok air dan sistem drainase karena memiliki ketahanan dan tahan kimia yang baik.
  • Komponen otomotif: Digunakan dalam tangki bahan bakar, wadah baterai, dan sebagainya.

5. Transparansi produk

Polypropylene vs polyethylene selanjutnya dari tingkat transparansi produk. Dari segi ini, plastik PP memiliki tingkat transparansi lebih baik dibanding plastik PE.

Meski begitu, transparansi PP juga dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kristalinitas, ketebalan (semakin tipis, tingkat transparansinya semakin tinggi), maupun penambahan zat pendukung lainnya yang bisa mempengaruhi tingkat transparansi polypropylene.

Berbeda dengan plastik PE yang memiliki tingkat transparansi yang lebih bervariasi. Terdapat tiga jenis plastik PP yang memiliki transparansi yang berbeda, yakni:

  • High-Density Polyethylene (HDPE): Memiliki warna yang cenderung lebih buram pada ketebalan yang tinggi
  • Low-Density Polyethylene (LDPE): Memiliki tingkat transparansi lebih baik dibanding HDPE.
  • LLDPE (Linear Low-Density Polyethylene): Memiliki tingkat transparansi lebih baik dibandingkan LDPE.

6. Warna

Warna polypropylene lebih ke arah warna putih alami dibanding polyethylene. Dengan begitu, plastik PP lebih mudah diwarnai untuk segala kebutuhan.

Selain itu, plastik PP memiliki transparansi dan visual yang lebih baik, sehingga cocok untuk kemasan produk, seperti botol minum, kosmetik, plastik makanan, dan lainnya.

7. Harga

Dari segi harga, harga plastik PP lebih mahal daripada plastik PP. Hal ini menjadikan plastik PE banyak digunakan untuk membuat produk yang dengan biaya produksi lebih rendah, seperti pembuatan kantong plastik, pipa, dan ada produk sehari-hari.

Meski begitu, harga dari kedua bahan plastik ini juga tergantung dari jenis bahan baku, metode produksi, dan faktor lainnya.

8. Proses pengolahan menjadi produk plastik

  • Pengolahan polypropylene

Secara umum, pengolahan polypropylene menjadi produk plastik dilakukan melalui dua metode yakni injeksi dan ekstrusi. Akan tetapi bisa juga melalui teknik thermoforming. Biji plastik PP dilelehkan menjadi selembar plastik dan dicetak menggunakan tekanan vakum dalam beberapa bentuk, seperti interior otomotif, tempat makanan, dan lainnya.

Plastik PP memerlukan suhu pemrosesan lebih tinggi, tapi memiliki rentang waktu lebih cepat dibandingkan plastik PE. Hal ini karena plastik PP memiliki tingkat penyusutan lebih tinggi selama pendinginan yang dapat mempengaruhi keakuratan dimensi bagian cetakan.

  • Pengolahan polyethylene 

Pengolahan polyethylene dilakukan melalui metode injeksi. Pada proses ini, biji plastik PE dilelehkan dan cairan tersebut disuntikkan dalam cetakan dengan tekanan tinggi. Setelahnya, cairan tersebut didinginkan hingga mengeras menjadi bentuk atau produk yang diinginkan. Teknik ini banyak digunakan untuk membuat komponen otomotif.

Selain itu, produk plastik berbahan polyethylene dapat diproses melalui teknik ekstrusi.  Polyethylene dicetak dalam bentuk lembaran atau tabung yang berkesinambungan. Biasanya, teknik ini digunakan untuk memproduksi pipa atau plastik film.

Itulah tadi artikel polypropylene vs polyethylene. Masing-masing bahan plastik ini memiliki karakteristik tersendiri dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan produk.

PT Bumi Baru Plastik (BBP) Asia adalah produsen biji plastik terbaik di Indonesia. Kami turut menyediakan biji plastik PP dan PE berkualitas yang bisa digunakan di berbagai industri. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di sini.