Terdapat tujuh jenis plastik PP (Polypropylene) yang perlu Anda ketahui. Tanpa disadari, ada beragam jenis bahan plastik yang dimanfaatkan untuk membuat produk sehari-hari, salah satunya adalah plastik PP atau Polypropylene.

Polypropylene adalah bahan plastik populer kedua setelah Polyethylen. Bahan plastik ini berasal dari polimerisasi propilena dan monomer. Plastik PP termasuk dalam golongan thermoplastic, artinya jenis plastik ini mudah meleleh bila dipanaskan dan mengeras kembali saat suhu kembali normal atau rendah.

Plastik PP memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari elastisitas dan ketangguhan yang tinggi, tahan terhadap paparan bahan kimia, serta tahan terhadap aliran listrik. Selain itu, plastik PP juga sangat mudah didaur ulang.

Hal inilah yang menjadikan plastik PP banyak digunakan diberbagai bidang, mulai dari industri otomotif, industri pengemasan, peralatan rumah tangga, konstruksi, hingga peralatan medis. 

Namun, tahukah Anda Polypropylene memiliki berbagai jenis dengan karakter dan kegunaannya masing-masing. Berikut ini tujuh jenis plastik PP (Polypropylene) yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Simak selengkapnya!

Baca Juga: Polypropylene (PP): Pengertian, Karakteristik, Jenis, dan Manfaat

1. Homopolymer Polypropylene 

Homopolymer Polypropylene adalah jenis plastik PP yang terdiri dari satu unit monomer, propilena. Jenis plastik ini diproduksi melalui proses polimerisasi yang melibatkan reaksi monomer propilena dengan katalis pada suhu dan tekanan yang begitu tinggi. 

Karakteristik

Homopolymer Polypropylene bisa digunakan untuk membawa beban yang berat dan lebih kaku dibanding Polypropylene  Copolymer. Selain itu, jenis plastik ini tahan terhadap paparan kimia dan menjadikannya pilihan terbaik untuk produk yang tahan korosi. 

Pengaplikasian

Polypropylene Homopolymer banyak digunakan di berbagai bidang industri, mulai dari peralatan medis, wadah makanan, otomotif, pengemasan, dan barang konsumsi lainnya.

Selain itu, jenis plastik PP ini juga digunakan untuk berbagai peralatan laboratorium, pipa, dan tangki. Hal ini karena plastik PP ini memiliki ketahanan kimia dan zat korosif lainnya. Dimensinya yang stabil membuatnya cocok dimanfaatkan untuk berbagai komponen presisi, seperti roda gigi.

Selain itu, Polypropylene Homopolymer tahan memiliki ketahanan terhadap lembab dan memiliki warna yang sedikit transparan, sehingga cocok digunakan untuk membuat serat, plastik film, karpet, dan kemasan pelindung.

2. Polypropylene Copolymer 

Polypropylene Copolymer merupakan thermoplastic yang dihasilkan dari kopolimerisasi monomer propilena dan etilen katalis dalam kondisi tertentu. Bahan ini memiliki monomer propilena dan etilen dalam struktur molekulnya. Berbeda dengan Homopolymer Polypropylene yang hanya mengandung satu unit monomer, yaitu propilena.

Karakteristik

Polypropylene Copolymer sedikit lembut tidak terlalu kaku seperti Homopolymer Polypropylene. Meski begitu, jenis plastik PP ini lebih tangguh dan tahan lama dibanding jenis sebelumnya. Ia memiliki ketahanan terhadap benturan dan suhu yang lebih rendah.

Pengaplikasian

Polypropylene Copolymer umumnya digunakan untuk produk kemasan, suku cadang kendaraan bermotor, produk tekstil, barang-barang rumah tangga, maupun peralatan medis.

3. Polypropylene Impact Copolymer (PPICP)

Polypropylene Impact Copolymer atau disingkat dengan PPICP adalah thermoplastic yang terbuat dari proses kopolimerisasi monomer propilena, etilen, dan katalis khusus. Bahan plastik ini memiliki ketahanan dan ketangguhan yang lebih tinggi serta mempertahankan sifat-sifat Polypropylene umum lainnya.

Karakteristik

PPICP memiliki ketahanan terhadap kimia yang baik, benturan yang tinggi, serta kepadatan yang relatif lebih rendah. Selan itu, jenis plastik PP ini juga memiliki transparansi yang sangat baik dan akan menciptakan produk yang lebih mengkilap.

Pengaplikasian

Jenis plastik PP ini dimanfaatkan di berbagai bidang, mulai dari pengemasan, produk rumah tangga, komponen otomotif, industri tekstil, serta peralatan medis.

  • Pengemasan dan produk rumah tangga: bahan plastik ini sering dijumpai pada wadah makanan, botol minuman maupun tempat penyimpanan.
  • Otomotif: dikarenakan memiliki kekuatan benturan yang tinggi, PPICP ini digunakan untuk komponen dashboard, bemper, serta trim pintu. Hal ini 
  • Industri tekstil: Polypropylene Impact Copolymer digunakan untuk memproduksi kain bukan tenunan maupun pakaian pelindung.
  • Peralatan medis: bahan plastik ini dimanfaatkan untuk membuat tas infus maupun plastik jarum suntik karena memiliki biokompatibilitas dan sterilisasinya.

4. Polypropylene High Melt Strength (HMS)

Polypropylene High Melt Strength (HMS) adalah jenis bahan thermoplastic yang diproduksi dari proses polimerisasi dengan cara memasukkan sejumlah rantai panjang bercabang ke dalam rantai polimer polipropilen.

Jenis plastik PP ini menghasilkan material dengan viskositas tinggi dan tahan di suhu yang tinggi, sehingga cocok diaplikasikan untuk segala keperluan.

Karakteristik

PP HMS memiliki karakteristik tahan terhadap bahan kimia, lebih kaku, dan titik leleh yang tinggi. Hal inilah yang membuat jenis plastik ini bisa diproses menggunakan berbagai teknik pembuatan produk plastik, seperti ekstrusi, blow molding, maupun thermoforming.

Pengaplikasian

HMS dimanfaatkan untuk beragam keperluan industri, mulai dari otomotif, pengemasan konstruksi, dan lainnya. 

  • Otomotif: HMS digunakan sebagai bahan baku untuk suku cadang kendaraan, seperti panel pintu, hiasan interior, dan panel instrumen. Kekuatan lelehan yang tinggi dan tahan terhadap benturan membuatnya menjadi material ideal untuk produk tersebut.
  • Pengemasan: sebagai material untuk memproduksi wadah dan penutup produk makanan maupun minuman.
  • Konstruksi: dimanfaatkan untuk produk geotekstil, geofoam, dan insulasi.
  • Dan lainnya: digunakan untuk berbagai produksi lainnya, seperti mainan, peralatan rumah tangga, serta peralatan olahraga.

5. Expanded Polypropylene (EPP)

Expanded Polypropylene atau EPP adalah jenis plastik busa yang terbuat dari butiran polipropilena yang diperluas. Jenis plastik PP ini dihasilkan dengan cara melelehkan butiran kecil polipropilen untuk menghasilkan busa sel tertutup yang ringan.

Karakteristik

EPP memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih unggul, sehingga mampu menahan benturan berulang tanpa kehilangan bentuknya. EPP memiliki isolasi termal, tahan terhadap bahan kimia dan air. Selain itu, jenis plastik ini cukup mudah dicetak dalam berbagai ukuran dan bentuk.

Pengaplikasian

EPP digunakan untuk pengemasan elektronik, peralatan, produk konstruksi, komponen mobil, serta barang konsumsi. Selain itu, EPP juga dimanfaatkan di berbagai bidang lainnya, yakni:

  • Peralatan olahraga: bantalan lutut, pelindung dada, dan helm.
  • Konstruksi: atap, dinding, dan isolasi pondasi. 
  • Furnitur ringan: kursi, bangku, meja, dan sebagainya.

6. Polypropylene Terpolymer

Polypropylene Terpolymer merupakan jenis plastik PP yang dihasilkan dari tiga monomer, yakni propilen, etilen, dan monomer lainnya (butena atau heksena). Hal inilah yang membedakan Polypropylene Terpolymer  dari jenis  Polypropylene lainnya.

Karakteristik

Polypropylene Terpolymer memiliki tahan terhadap benturan yang tinggi, ketahanan terhadap bahan kimia, serta stabilitas dimensi yang lebih baik. Kepadatanya juga lebih rendah, sehingga sifatnya lebih ringan.

Selain itu, Polypropylene Terpolymer juga mempunyai kelenturan yang lebih baik, memungkinkan pemrosesan dan pencetakan jadi lebih mudah.

Pengaplikasian

Polypropylene Terpolymer banyak digunakan untuk berbagai keperluan industri, termasuk konstruksi, otomotif, pengemasan, maupun perawatan kesehatan. 

  • Pengemasan: desain wadah, produksi botol, dan lainnya.
  • Konstruksi: fitting, pipa, dan bahan insulasi.
  • Medis: peralatan bedah dan perangkat medis lainnya.

7. Biobased Polypropylene

Berbeda dari jenis plastik PP lainnya, Biobased Polypropylene merupakan bahan thermoplastic yang berasal dari bahan baku biomassa terbarukan, seperti alga, bakteri, dan tanaman.

Sumber biomassa tersebut difermentasikan menjadi monomer yang kemudian dipolimerisasi menjadi polipropilena berbasis bio. Proses pembuatan  ini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Karakteristik

Polypropylene berbasis bio memiliki kekuatan yang tinggi, lebih kaku, serta tahan terhadap kimia dibanding Polypropylene konvensional. Selain itu, jenis plastik PP ini juga memiliki kepadatan yang rendah, stabilitas termal, dan titik leleh rendah. 

Dikarenakan berbahan dasar alami, Biobased Polypropylene dapat terurai secara hayati dalam kondisi tertentu. Hal ini yang menjadikan bahan plastik ini lebih ramah lingkungan.

Pengaplikasian

Jenis plastik PP ini juga dijadikan sebagai material untuk berbagai keperluan industri, mulai dari pengemasan, otomotif, tekstil, hingga barang konsumsi lainnya.

  • Pengemasan: digunakan sebagai kemasan makanan yang lebih ramah lingkungan.
  • Otomotif:  sebagai bahan material untuk komponen interior maupun eksterior, seperti bumper maupun panel bodi.
  • Tekstil: digunakan untuk pembuatan pakaian.

Itulah tadi tujuh jenis plastik PP dengan karakteristik yang berbeda. Bahan plastik PP memiliki manfaat yang sangat besar untuk segala keperluan industri, mulai dari otomotif, pengemasan, peralatan medis, konstruksi, hingga keperluan tekstil.

Bagi Anda para pelaku industri yang membutuhkan bahan baku plastik PP, Anda tidak perlu pusing. PT Bumi Baru Plastik (BBP) Asia menyediakan beragam jenis plastik PP berkualitas. Kami juga menyediakan free sample gratis yang bisa Anda coba. Untuk informasi lebih lanjut, bisa hubungi kami di sini.