Extrusion adalah salah satu teknik pencetakan plastik yang cukup efisien. Metode ini biasanya digunakan untuk memproduksi produk plastik kontinu atau berkesinambungan 

Setiap jenis plastik memiliki kegunaan dan pengolahan yang berbeda-beda. Selain itu, metode pembentukan plastik juga mempengaruhi karakter dan bentuk produk akhir. Metode pencetakan extrusion banyak digunakan untuk memproduksi produk di bidang industrial maupun rumahan, seperti pipa, kabel berisolasi, dan lainnya.

Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut artikel mengenai apa itu metode extrusion,  jenis extrusion, contoh produk menggunakan metode hingga keuntungan metode extrusion. Simak selengkapnya!

Apa Itu Metode Extrusion Plastik?

Extrusion adalah proses pembentukan plastik bervolume tinggi. Material bahan termoplastik, baik berbentuk pelet, bubuk, maupun butiran dilelehkan dan didorong menggunakan alat khusus untuk menghasilkan objek kontinu yang memiliki luas penampang yang konstan. 

Plastik yang dicetak melalui ekstruder yang memiliki lubang cetakan. Berikut ini komponen untuk ekstruder plastik, antara lain:

  • Hopper: Digunakan untuk menyimpan material plastik untuk ke tahap selanjutnya.
  • Feed-throat: Saluran/tenggorokan yang menyalurkan material digunakan untuk proses extrusion plastik dari hopper ke barel.
  • Pelat pemutus: Membantu untuk menjaga tekanan. Berfungsi sebagai filter dan mencegah benda asing masuk ke dalam tong.
  • Barel: Komponen ini membantu untuk meleleh plastik hingga sampai ke titik lelehnya. Memiliki sekrup yang berputar di dalam laras yang memaksa material ke pipa umpan.
  • Pipa Feed: Saluran yang mengangkut bahan plastik cair dari tong ke cetakan.
  • Die: Terbuat dari logam sebagai komponen tempat bahan cair keluar.
  • Sistem pendingin: Komponen untuk mendinginkan dan mengeraskan produk plastik.

Cara Kerja Extrusion

Di bawah terdapat empat langkah pembentukan plastik menggunakan metode extrusion, yakni:

1. Mempersiapkan bahan

Langkah pertama adalah mempersiapkan bahan plastik yang hendak digunakan. Bahan yang biasa digunakan, seperti PVC, plastik ABS, polyethylene, polypropylene, dan High Impact Polystyrene (HIPS). Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bahan aditif, tergantung dari kebutuhan produksi.

2. Melelehkan material

Langkah selanjutnya adalah memasukan material plastik ke dalam hopper. Komponen in akan bergerak melalui feed-throat hingga ke barel. untuk dileburkan. Proses peleburan ini akan dilakukan secara merata melalui bantuan sekrup besar di dalamnya.

3. Proses pencetakan

Plastik yang telah dicairkan akan didorong oleh sekrup yang berputar melewati satu atau lebih saringan yang ada di ujung layar. Saringan tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni pertama bertujuan untuk membersihkan plastik cair dari benda asing maupun kontaminasi lainnya. Kedua, membantu tekanan aliran plastik untuk tetap konstan, sehingga lebih mudah dibentuk.

Setelahnya, cairan plastik tersebut didorong melalui cetakan sesuai dengan bentuk yang diinginkan. 

4. Pendinginan

Langkah terakhir dalam pembuatan plastik menggunakan metode extrusion adalah pendinginan. Bertujuan untuk memastikan tidak adanya bentuk perubahan plastik.

Secara umum, teknik ini digunakan untuk memproduksi objek plastik berbentuk dasar, seperti lembaran dan pipa. Anda juga bisa menggunakan cetakan khusus untuk menghasilkan produk dengan bentuk yang rumit.

Jenis Extrusion Plastik

Pada dasarnya, proses extrusion plastik tetap sama. Meski begitu, terdapat empat jenis extrusion plastik berdasarkan kompleksitas dan kerumitan bentuk cetakan. Beberapa dari jenis tersebut memiliki desain dan kerumitan masing-masing. 

1. Tubing extrusion

Tubing merupakan proses pencetakan plastik untuk produk berongga, seperti tabung panjang, pipa, dan barang serupa lainnya.  Selain itu, jenis extrusion ini juga ideal untuk memproduksi sedotan minuman maupun tabung medis.

2. Blow-film extrusion

Metode Blow-film merupakan jenis pencetakan plastik yang cukup populer. Teknik ini digunakan untuk memproduksi barang sehari-hari, seperti tas belanja dan bahan kemasan lainnya.

Prosesnya hampir sama dengan jenis extrusion lainnya. Perbedaannya terletak pada tahap percetakan, dimana material mengalami pendinginan sebelum meninggalkan cetakan. 

3. Sheet film extrusion

Sheet film hampir mirip dengan blow-film. Hanya saja material melalui proses penarikan dan penggulungan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Proses ini memungkinkan plastik untuk mengeras secara permanen.

Umumnya, metode ini digunakan untuk membuat kotak es krim, kotak wine, karton jus, dan kemasan plastik tebal lainnya.

4. Over-jacketing extrusion

Over-jacketing merupakan proses ekstrusi yang melibatkan penambahna lapisan luar pada produk yang sudah ada. Lapisan luar ini bertujuan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap produk yang sudah ada.

Metode ini umumnya digunakan untuk produk yang berkaitan dengan elektronik atau listrik, seperti kabel inti yang dilapisi pelindung.

Bumi Baru Plastik Menyediakan Biji Plastik Berkualitas

Singkatnya, extrusion adalah salah satu teknik pencetakan plastik yang efisien dan banyak digunakan. Teknik itu memiliki beragam jenis yang dapat disesuaikan dengan produk yang dibutuhkan. 

Biji plastik yang digunakan juga mempengaruhi produk yang akan dibuat. Jika Anda sedang mencari biji plastik berkualitas dan terlengkap, temukan saja di sini. Bumi Baru Plastik menyediakan berbagai jenis biji plasti dengan beragam warna.

Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Tentu, harga biji plastik di sini dijamin terbaik! Untuk informasi selengkapnya, segera hubungi kami di sini.