Apa itu pelletizing dan bagaimana pengaruhnya terhadap kualitas produk? Secara sederhana, pelletizing adalah proses pengubahan bahan menjadi pellet atau butiran. Proses ini dapat diterapkan ke banyak hal, termasuk plastik. Tentu, ada langkah-langkah yang harus dilalui dalam pelletizing, seperti penghancuran, pelelehan, pemotongan dan sebagainya.

Bukan tanpa alasan, proses pelletizing pada plastik ini bertujuan untuk memudahkan transportasi, penyimpanan, hingga pengolahan lebih lanjut. Di sisi lain, ada berbagai proses pelletizing beserta keuntungannya dalam produk. Untuk informasi lebih lanjut terkait pelletizing, simak selengkapnya di bawah ini!

Proses Pelletizing Terhadap Plastik

Pelletizing adalah proses pengubahan bahan, termasuk plastik agar menjadi pellet atau butiran. Untuk mendapatkan butiran-butiran plastik tersebut, berikut beberapa langkah yang dilakukan dalam proses pelletizing dari berbagai sumber.

1. Memilih Bahan Baku

Saat pelletizing, pilihlah bahan baku yang tepat karena akan mempengaruhi hasil akhir. Anda dapat memilih plastik daur ulang maupun plastik murni, tergantung dengan kebutuhan.

2. Pencampuran

Setelah memilih bahan baku, pencampuran dengan bahan lain pun dapat dilakukan. Anda dapat mencampurkan pewarna, penguat, bahkan pengisi untuk meningkatkan kekuatan plastik.

3. Ekstrusi

Setelah itu, masukkan bahan ke dalam ekstrusi. Alat ini akan melelehkan semua bahan dan plastik akan keluar melalui lubang ekstruder membentuk dasar pellet.

4. Pemotongan

Plastik yang keluar dari lubang ekstruder berbentuk panjang, sehingga harus dilakukan pemotongan agar menjadi butiran atau bentuk tertentu. Potongan inilah yang disebut dengan pellet plastik.

5. Pendinginan

Pellet plastik tersebut kemudian didinginkan agar mengeras sempurna. Setelah itu, lakukan penyortiran sesuai bentuk, warna, ukuran, dan sebagainya.

 

Baca Juga: Injection Moulding: Pengertian, Sejarah, dan Prosesnya

Berbagai Macam Pelletizing

Perlu Anda ketahui bahwa proses pelletizing plastik dapat mempengaruhi hasil akhir. Pasalnya, terdapat perbedaan proses yang dapat dilakukan. Berikut beberapa proses pelletizing yang umum dilakukan dalam pembuatan pellet plastik.

1. Strand Pelletizing

Melansir dari berbagi sumber, strand pelletizing merupakan proses pembuatan plastik dengan mencetak plastik menjadi untaian. Setelah untaian plastik dingin dan mengeras, pemotongan dilakukan untuk mencapai bentuk tertentu. Kemudian potongan plastik dimasukkan ke dalam alat penyortiran untuk menyingkirkan pellet yang bentuknya kurang sesuai.

Strand pelletizing menjadi proses yang paling umum digunakan karena biayanya yang rendah. Selain itu, proses ini juga dapat diaplikasikan untuk mendapatkan bentuk biji plastik yang beragam hingga penambahan warna saat proses. Namun, strand pelletizing kurang cocok untuk membuat untaian plastik berukuran kecil karena risiko untaian akan patah saat pemotongan.

2. Underwater Pelletizing

Underwater pelletizing merupakan proses pelletizing yang menggunakan air. Saat bahan masuk ke dalam alat ekstrusi, untaian plastiknya akan keluar di bawah air yang dingin. Lalu pemotongan juga dilakukan di dalam air. Kelebihan menggunakan underwater pelletizing adalah pellet yang dihasilkan berkualitas tinggi, baik dari segi ukuran maupun konsistensi.

Namun, perlu Anda pahami, bahwa underwater pelletizing ini menjadi salah satu proses yang kompleks dalam pembuatan pellet plastik. Oleh karena itu, mesin dan perawatannya memerlukan biaya yang cukup tinggi. Kendala lainnya adalah bahan yang mengeras dapat menjadi sumbatan, sehingga merusak bentuk untaian plastik.

3. Water Ring Pelletizing

Selanjutnya adalah water ring pelletizing yang juga menggunakan air dalam proses pembuatan pellet plastik. Setelah dilelehkan, bahan plastik disalurkan ke dalam air dingin yang berputar. Saat masuk ke dalam air, bahan plastik akan membentuk cincin air yang mengubahnya menjadi potongan-potongan kecil. Proses ini menghasilkan plastik berbentuk bulat pipih.

Di sisi lain, kelebihan water ring pelletizing adalah kemudahan operasional mesin, sehingga ukuran pellet yang dihasilkan dapat disesuaikan. Namun, proses ini kurang cocok untuk beberapa jenis plastik yang punya tingkat kekerasan dan ketahanan panas yang tinggi.

Temukan Biji Plastik Terbaik di Bumi Baru Plastik

Secara sedehana, pelletizing merupakan proses yang dilakukan untuk mendapatkan biji plastik berukuran kecil. Ada berbagai macam pelletizing yang dapat mempengaruhi hasil akhir, seperti bentuk hingga ukuran. Untuk itu, pilihlah pelletizing yang sesuai dengan jenis plastik dan hasil akhir yang diinginkan.

Untuk Anda yang sedang mencari biji plastik berkualitas, temukan saja di sini! Ada berbagai macam jenis biji plastik yang dapat diaplikasikan berbagai macam bentuk, seperti kebutuhan rumah tangga hingga otomotif. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!