Proses pembuatan plastik melalui beberapa tahapan sebelum menjadi produk yang bisa Anda gunakan. Secara umum, plastik yang beredar di pasaran adalah jenis plastik sintetis yang dibuat dari gas alam, minyak bumi, serta bakteria.

Produk plastik pertama kali dibuat oleh Alexander Parkes pada tahun 1862 dengan bahan selulosa. Material ini dikembangkan oleh Jodan Marsh, Montgomery Ward, dan J.C. Penny, Sears.

Saat ini, keberadaan plastik memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sebagai wadah makanan dan minuman, produk rumahan, kantung belanja,pipa, dan lainnya. Akan tetapi, produk tersebut tidak muncul dengan sendirinya, harus melalui proses yang panjang.

Bahan utama dalam pembuatan plastik adalah biji plastik berbentuk butiran berwarna bening dan berbahan dasar kimia. Biji plastik ini bisa digunakan di berbagai industri, seperti pengemasan, otomotif, tekstil, dan lainnya.

Agar Anda lebih mudah memahaminya, berikut proses pembuatan plastik. Simak selengkapnya!

1. Persiapan bahan

Langkah pertama proses pembuatan plastik adalah mempersiapkan bahan. Adapun bahan baku untuk pembuatan plastik adalah petrokimia, seperti etilen dan propilena.

Bahan baku tersebut harus dibersihkan dan diolah sebelum bisa digunakan untuk membuat plastik. Hal ini melibatkan proses pemisahan kotoran dan pemurnian bahan mentah. Bahan mentah murni inilah yang akan digunakan ke tahap selanjutnya.

2. Polimerisasi

Setelah bahan mentah disiapkan, selanjutnya Anda akan masuk ke tahap polimerisasi. Adapun polimerisasi merupakan proses mengubah molekul kecil menjadi polimer rantai panjang.

Polimerisasi dapat dilakukan dengan memanaskan bahan mentah tersebut dengan bantuan katalis yang dapat membantu menghubungkan molekul menjadi rantai. Monomer diikat secara kimia untuk menghasilkan polimer yang bisa dibentuk dan dicetak menjadi berbagai bentuk.

Dalam industri petroleum, polimerisasi merupakan konversi minyak gas (gasoline), seperti, propylene, ethylene, dan lainnya menjadi hidrokarbon dengan berat molekul yang lebih tinggi.

Ada dua jenis polimerisasi yang digunakan dalam pembuatan plastik, antara lain:

●      Polimerisasi adisi

Polimerisasi adisi merupakan proses pembentukan polimer yang terjadi pada monomer yang mempunyai ikatan rangkap. Proses ini dapat berlangsung dengan bantuan katalis. Monomer (unit molekul kecil pembentukan senyawa) harus molekul jenuh.

Reaksi adisi akan mengakibatkan ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal. biasanya, polimer yang dihasilkan memiliki polimer dengan berat molekul yang tinggi, sulit bereaksi dengan kimia, dan sukar untuk didaur ulang.

Contoh polimer dari reaksi adisi, yakni polietena, polipropena, polistirena, polistirena, polivinilklorida (PVC) , dan lainnya.

●      Polimerisasi kondensasi

Polimerisasi kondensasi adalah proses pembentukan polimer melibatkan monomer yang mempunyai minimal dua gugus aktif dengan melepas molekul kecil, seperti H2O, CH3OH, HCL, dan NH3. Misalnya, nilon dibuat melalui polimerisasi kondensasi diamina dan asam dikarboksilat.

Contoh polimer yang dibuat dari reaksi kondensasi, antara lain poliamida, polisiloksan, poliester, poliuretana, dan lainnya.

3. Aditif

Proses pembuatan plastik selanjutnya adalah tahap aditif, yaitu mencampurkan dengan resin untuk memberikan sifat yang diinginkan plastik. Adaptif dapat mencakup pewarna, stabilisator, pemlastis, dan bahan lainnya yang bisa mengubah sifat serta kimia plastik.

4. Molding

Beberapa campuran material dicampurkan untuk membuat formula plastik dengan cara pemanasan. Pada tahapan ini juga diikuti dengan proses pembentukan biji plastik. Setelahnya, biji atau pelet plastik tersebut akan dicek dengan bentuk yang diinginkan.

Ada beberapa teknik pencetakan biji plastik, antara lain:

●      Injection molding

Injection molding adalah proses manufaktur yang cukup populer digunakan dalam pembuatan plastik. Pada proses ini, biji plastik dimasukkan ke dalam tong atau tabung panas.

Biji plastik yang telah meleleh kemudian disuntikkan atau dimasukkan ke dalam cetakan dengan tekanan tinggi. Setelah mendingin dan mengeras, plastik dikeluarkan dari cetakan dan menjadi produk jadi.

●      Blow molding

Blow molding adalah proses pembuatan plastik dengan menggunakan tekanan udara untuk menghasilkan komponen plastik berongga. Pada proses ini, biji plastik yang dilelehkan akan diberikan tekanan udara hingga berbentuk seperti barang yang diinginkan, seperti botol, tangki, wadah, dan lainnya.

Terdapat tiga jenis teknik blow molding yakni extrusion blow molding, injection blow molding, dan stretch blow molding. Teknik extrusion blow molding digunakan untuk memproduksi botol dalam jumlah yang besar. Sedangkan, metode injection blow molding digunakan untuk produk dengan ukuran lebih kecil dan presisi. Kemudian, teknik stretch blow molding digunakan untuk memproduksi toples, botol PET, dan containers.

●      Thermoforming

Thermoforming merupakan proses pembuatan plastik dengan cara melelehkan biji plastik dan mengubahnya menjadi bentuk lempengan atau lembaran plastik.

Nantinya, lembaran plastik tersebut dipanaskan hingga lentur dan dibentuk menjadi bentuk tertentu menggunakan cetakan. proses ini digunakan untuk menghasilkan berbagai produk, seperti wadah, baki, kemasan, hingga suku cadang otomotif.

●      Ekstrusi

Ekstrusi adalah proses manufaktur pembuatan plastik yang paling umum digunakan. Proses ini, biji plastik dileburkan hingga menjadi halus dan dicetak tanpa putus atau secara kontinu.

Metode yang satu ini cukup efisien dan menghemat biaya untuk menghasilkan produk dalam jumlah yang besar dengan kualitas yang konsisten.  Contoh produk yang dihasilkan melalui teknik ekstrusi adalah, pipa, plastik film, tabung, dan lainnya.

5. Finishing

Tahap akhir dari proses pembuatan plastik adalah finishing. Plastik yang telah dicetak dalam berbentuk dirapikan dengan cara membuang bahan plastik berlebih yang menempel di produk.

Pada tahapan ini, Anda juga bisa menambah sentuhan akhir, seperti menambahkan label atau mengemasnya dengan rapi. Produk yang telah jadi siap untuk didistribusikan.

Itulah tadi tahapan proses pembuatan plastik. Saat ini, PT Bumi Baru Plastik (BBP) Asia menyediakan biji plastik berkualitas yang siap untuk diolah menjadi berbagai produk tertentu. Hal ini lebih menghemat biaya dan waktu ketimbang Anda membuatnya dari awal.

Kami juga menyediakan free sample berbagai jenis biji plastik sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di sini.